Jumat, 06 Juli 2012

Hujan

Hujan buatku adalah penenang dalam kerinduan, pembawa air mata dan pengingat rasa kehilangan. Selalu saja, sesuatu yang harus dilupakan adalah justru sesuatu yang tersimpan begitu dalam, kenangan.



***

"Dimana aku bisa mencari seorang pria sepertimu?"

Seorang pria, sederhana saja. Senyuman yang menyimpan banyak mistery, tatapannya seperti elang, tajam dan dalam dan gerak-geriknya memaksa ku untuk tetap mengawasi setiap inci perpindahan tubuhnya. 

Lalu semua terjadi begitu saja, kini dia disampingku. Dengan desah nafasnya, dengan hangat peluknya, dan dengan mesra setiap kata yang keluar dari bibirnya Pandangan yang menggoda, kerlingan matanya dan sapaan kecilnya lama-lama berkembang  menjadi percakapan menyenangkan. Perbincangan yang mengalir, seperti curah hujan lembut yang jatuh ke permukaan bumi. Sederhana sekali, cinta memang selalu menuntut kesederhanaan.

Dia mengajariku banyak hal. Cara tertawa dalam kesedihan, cara menghargai perbedaan dan cara berharap walau itu mustahil.

Aku selalu ingin menjadi bagian disetiap detak jantungnya, disetiap aliran darahnya, dan disetiap tarikan nafasnya.Tapi apakah inginku akan menjadi kenyataan? Atau aku yang bermimpi setinggi langit?

Kini,
Entah sudah berapa bulan kau meninggalkanku. Aku tak pernah menghitung, dan memang tak ingin. Karena itu hanya akan menambah sayatan di hati kecilku. Masalah demi masalah bermunculan setelah kau pergi, bagai petir ditengah hujan! 
Petir yang menggelegar, si mata elang mulai berubah. Seperti memang ada petir didalam dirinya, tutur kata mu yang selembut hujan kini berubah kasar menyambar batinku. Aku menangis bersama hujan, inilah yang ku maksud hujan pembawa air mata.

Hujan kali ini bersama sore yang dingin, benar-benar mengingatkanku pada rasa kehilangan. Kehilangan yang begitu dalam akan sosok mu yang dulu. Saat aku berniat untuk mencari, pasti aku akan menemukan. Tapi, bagaimana aku bisa mencari orang sepertimu? Dimana aku bisa menemukan seseorang yang mampu berjanji untuk tidak meninggalkanku?

Aku tidak akan mencoba untuk mencari, karena aku yakin tidak akan menemukan. Yang ku inginkan hanya kau! Berbulan-bulan tidak bertemu, apakah kau merindukan ku? sedalam rinduku padamu? apakah kau mengingat saat-saat manis kita bersama? 
Aku hanya rindu. Itu saja. Sederhana. Rindu memang selalu sederhanakan?

nb. beruBahlah untuk ku, jika mEmang maSih ada cinta.

Hey! Kau yang jauh disana, aku Berharap kau membaca ini :) 

Duri, 19 Juny 2012. Sore hujan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar