Sabtu, 03 November 2012

Tetap Berjuang

Selama bulan yang kita lihat masih sama
Selama matahari yang menyengat kulit kita masih sama hangatnya
Maka pertemuan kita masih akan tetap terjadi
Walaupun jarak yang menghalangi bukan sekedar angka melainkan 'perbedaan'

Namun jika kita masih memperjuangkan cinta yang sama, aku selalu yakin tak ada yang mustahil dimata Tuhan


   NB: Tetaplah bejuang temanku, aku yakin cinta akan pertemukan kalian kembali

Nyanyian..

Didasar relung jiwaku
Bergema nyanyian tanpa kata
Sebuah lagu yang bernafas didalam hatiku
Mengalirkan sayang dengan mesra,
namun bukan menyentuh bibirku
Tetapi menyentuh batinku

Rindu merayu ditengah heningnya malam
Mengusik jiwa yang hampa
Menciptakan sunyi direlung jiwa
Bening air mata, berkaca-kaca
Turun perlahan bersama kesunyian
Merindukan bayangannya, sosok yang jauh disana


-lupa entah dari mana aku mengutip tulisan ini

Fix You

When you try your best but you don't succeed

When you get what you want but you don't need

When you feel do tired but you can't sleep

stuck in reverse..

And the tears come streaming down your face 

When you lose something you can't replace

You will so broken because of that, but keep calm and life must goes on

-PutriH 

Menangis Tak Selalu Sedih

Menangis tak selalu ber-arti sedih,
karena ada kalanya air mata mengalir karena kebahagiaan

Tak juga berarti lemah atau cengeng, karena terkadang dibutuhkan air mata untuk melepas segala sesak dan siksa batin,
untuk mengungkapkan segala sesuatu yang tak dapat diucapkan oleh mulut

Menangis, air mata.
Menangislah jika itu bisa membuat perasaan lega
Biarkan segala tekanan batin hanyut bersama air mata

-PutriH

Ibu, aku merindukan mu..

Dia disudut sana,
Memeluk kenangan bersama Ibu
Terperangkap dalam kesendirian yang semakin sunyi

Dia disudut sana,
Merindukan sosok yang menimang nya ketika kecil
Merindukan sosok yang selalu memeluknya ketika kehangatan seolah menghilang
Merindukan sosok yang mengusap air matanya

   Dia merindukan Ibu..


-untuk mereka yang merindukan mama

Kecewa

Aku terlalu bodoh
Aku terlalu lugu
Aku terlalu percaya,
dan  Aku terlalu berharap..

Akhirnya kau memang berhasil membodohi aku, kebohongan yang terlalu menyakitkan untuk ku ketahui
Kepercayaan yang aku beri, sukses kau khianati
Harapan ku yang begitu besar telah kau hancurkan, seperti kepingan piring yang tak dapat disatukan lagi

Aku memang terlalu lugu, aku selalu percaya setiap kata yang kau keluarkan dari mulut manismu
Kini aku mulai mundur, perlahan tapi pasti. Aku tak cukup kuat untuk di duakan.
Terimakasih untuk setahun yang penuh liku ini, mantan.

-PutriH