Jumat, 30 Desember 2011

Minggu, 25 Desember 2011

Rain

Cause there'll be no sunlight
If I lose you, baby
There'll be no clear skies
If I lose you, baby
Just like the clouds
My eyes will do the same if you walk away
Everyday, it will rain, rain, rain

Inspirated: Bruno Mars

Lagu Gelombang - Khalil Gibran



Aku telah bernyanyi untuk mu
Tapi kau tidak juga menari
Aku telah menangis di depanmu
tapi kau tidak juga mengerti
Haruskah aku menangis sambil bernyanyi

Jumat, 16 Desember 2011

♥SHM

Kau yang terbaik, dan akan selalu terbaik
Kau yang selalu ada, ada saat aku tersenyum dan menangis
Kau yang mengerti, mengerti aku yang selalu egois
Kau yang menyayangi, menyayangi ku layaknya sahabatmu
Kau yang tulus, tulus menemani dan melengkapi ku

Kau yang terbaik, namun ku nodai
Kini kau menjauh, tak ada lagi KITA
KITA "kau dan aku"

Sahabat yang selalu melengkapi ku
Senyum dan tangis kita bersama
Ingatku akan semua kenangan manis itu
Dan sekarang hanyalah kenangan

Aku bodoh
Telah kusadari kebodohanku
Mencampakkan mu dengan mudahnya tanpa ku sadari kaulah yang ku butuhkan
Sekarang sulit rasanya ku gapai kau kembali

Tuhan marah, dan aku telah mendapat balasan dari semua kesalahan ku
Izinkan aku memperbaiki semuanya
Mengambalikan senyuman KITA seperti dulu
Izinkan aku mengobati luka yang ku torehkan dihatimu

Aku benar benar minta maaf  Van :)
♥StevanyaHannaMaria

Sabtu, 03 Desember 2011

Disini Aku Mencintaimu

Disini aku mencintai mu 
Didalam hutan kayu pinus, angin berhembus dengan sendirinya. 
Bulan bersinar seperti phospor pada air pengembara. 
Berhari-hari semua yang sejenis, berlari saling berkejaran. 
Salju terbuka dalam figur-figur tarian. 
Burung camar keperakan menukik dari barat, kadang-kadang kapal, tinggi, bintang-bintang yang tinggi. 
Terkadang aku bangun pagi dan jiwaku pun basah. 
Jauh sekali laut berbunyi dan bergema, ini adalah pelabuhan. 
Disini aku mencintai mu. 

Disini aku mencintai mu dan horison menyembunyikan mu dalam kesirnaan. 
Aku masih mencintai mu diantara semua yang dingin ini. 
Kadang ciuman-ciuman ku pergi bersama kapal-kapal itu. 
Menyeberangi lautan tidak menuju ke suatu arah. 
Aku melihat diriku terlupakan seperti jangkar-jangkar tua itu. 
Dermaga-dermaga membuat sedih ketika senja bertambat disitu. 
Hidupku berjalan dengan keletihan, lapar tanpa ada tujuan. 


Aku mencintai apa yang tak aku miliki; 
Kau terlalu jauh. 
Bebanku dihindarkan dengan sinar yang redup. 
Tetapi malam datang dan bernyanyi untuk ku. 
Bintang-bintang terbesar melihat padaku dengan kedua matamu. 
Dan sewaktu aku mencintaimu, kayu-kayu pinus diantara angin. 
Ingin menyanyikan nama-nama mu dengan daun-daunnya yang terhubung dengannya.

~puisi Soneta