Rabu, 15 Agustus 2012

Kamu :')

Kamu seperti bayangan temaram. Abstrak.
Tenanglah, aku tak sedikit pun menaruh dendam
Aku tak sedikit pun marah
Walau kamu telah torehkan luka, walau kamu sayat aku dengan pisau belati sekali pun
Aku akan tetap begini, tersenyum dalam diam, dan menangis dalam tawa
Sehinggan kamu takkan pernah tau pengkhianatan yang rapuhkan aku

Tapi aku akan tetap tegar, aku kuat karena pada akhirnya aku mengerti hidup tak melulu soal CINTA

~Putri


Merindukan sesuatu...

Aku merindukan sesuatu yang telah terlewat, sesuatu yang takkan terulang lagi
Sesuatu yang tertinggal jauh di belakang
Sesuatu yang selalu membuat ku kembali ke masa sebelum jarak menjadi jurang
Sasuatu itu kini menjadi mimpi indah ku

Sesuatu itu adalah canda dan tawa kita, yang hilang ditinggal waktu

Mengingat kisah aku dan kamu dulu, begitu indah
Dunia tampak sangat berwarna, pelangi selalu menghias langit
Namun kini, kita bahkan tak mampu saling menatap sayang..
Dunia ku kusam, kemana perginya pelangi?

~Putri

Menyerah

Biarkan aku berbaring
Melepas letih yang mengikat ku
Biarkan aku terlelap
Melupakan duka yang menyelimuti ku
Aku terlalu lemah, aku terlalu rapuh
Aku bagaikan kayu keropos, siap hancur kapan saja
Aku lelah, aku ingin berhenti disini. Di tengah perjalanan ku.
Walau aku belum selesai.
Biarkan aku menutup mata, bukan sejenak tapi untuk selamanya

~Minggu malam, sebelum aku tertidur. Putri

Manusia di Persimpangan

Dia..

Dia adalah manusia yang selalu bingung menentukan arah.
Belok kanan, belok kiri, atau lurus saja.
Dia hanya tau dia harus terus berjalan, tak boleh berhenti.
Sampai di satu titikketika sebuah keberuntungan menghadangnya, dari pada memilih untuk berhenti,
dia memilih untuk mundur lagi ke belakang.
Karena yang penting baginya adalah, terus dan terus berjalan.

inspirated: Milli dan Nathan

Kopi Panas

Cinta itu seperti kopi panas
Paling nikmat diminum saat panas,
tapi resikonya cepat habis.
Biar ga cepat habis,
ya diminumnya pelan-pelan.
Tapi resikonya jadi keburu dingin.

inspirated: Milli dan Nathan

Dalam Hening

Tuhan memberiku dunia yang hening
Dan ternyata, keheningan adalah kemuliaan terbaik Tuhan bagiku
Dalam hening aku belajar menghargai warna dan binar dunia
Dalam hening aku belajar untuk tidak merasa sepi
Karena hening tidak harus sunyi
Karena hening tidak harus berarti sendiri

inspirated: Tuhan mengapa aku berbeda?

Dialah Penyesalan

Dialah penyesalan..
Datang diakhir yang tak berujung tak bertepi

Nafsu pilu merusak tubuh
Menodai rupa dan raga yang sempurna
Kini penyesalan pun tiada guna
Tak ada yang mampu menghapus noda,
telah melekat di tubuh indah
Tubuh itu mencari. Mencari apa?
Mencari seseorang dengan cinta suci.
Cinta suci yang memandangnya sebagai tubuh yang sempurna tanpa noda

~Rusaknya seorang wanita, Putri

Bertanya tentang Cinta

Siapa bilang cinta itu indah? Aku bahkan harus menangis untuk mempertahankan cinta

Siapa bilang cinta itu anugerah? Aku bahkan menyesal mengenal cinta yang hancurkan hati dan rasa ku

Siapa bilang cinta itu abadi? Aku bahkan  harus melepas dia yang dulu menjadi cintaku

Siapa bilang cinta itu manis? Yang ku rasa, bahkan cinta lebih pahit dari kopi tanpa gula

Memang tak semua yang ku utarakan benar, aku hanya merangkai kata ini bersama rasa yang berkecamuk didalam diriku. Saat ini.

~Putri

Kamis, 09 Agustus 2012

Hujan menghilang..

Mencintai banyak pria bukan berarti aku playgirl
Aku hanya wanita biasa yang mencoba mencari yang paling tepat
Aku hanya ingin menikmati rasa
Ini bukan keinginan ku
Semuanya terjadi begitu saja ketika aku dan dia diuji Tuhan
Ketika aku belajar memahami dirimu dan dirinya
memahami cinta kita
Namun mereka datang, masa lalu dan rasa yang telah lama hilang itu sedikit demi sedikit,
lama-lama menjadi bukit seperti semula.
.....

Tak ku sangka, pertemuan terakhir itu adalah awal cobaan, adalah awal di mana cinta masa lalu ku mulai membentuk bukit.
Bukit yang bahkan tak dapat ku goyahkan, bukit yang tercipta tanpa keinginan dan kemauan ku. Rasa itu datang. 
Bukan salahku, bukan keinginan ku. Keadaan yang sulit ini membuat ku goyah akan cintaku. 
Aku tau rasa ini tak pantas, rasa ini tak seharusnya ada. Karena aku tau, aku masih milikmu, dan kau masih milikku.
Tapi apa daya ku? Mereka datang saat aku membutuhkan sandaran, hanya saja saat itu tak tepat.

......

Semakin berat saja pundakku, aku ingin bertemu dengan mu. Aku ingin kau memelukku.
Aku ingin kau mengerti, air mata ini sungguh menyiksa. Aku ingin kau tau, aku terhimpit.
Terhimpit diantara rasa cinta dan rinduku padamu! 
Kau berkata "Tuhan takkan beri cobaan melebihi kemampuan kita sayang".
Kau benar, tapi tampaknya Tuhan memberiku pilihan. Pilihan yang bagiku sama sekali tak membantu. Aku tau kau kecewa. Aku tau kau tersayat sayang..
Tapi cobalah mengerti, cobalah untuk kali ini saja. Hanya jangan pernah lupakan cinta ku.


.....


Mereka yang datang dari masa lalu adalah seperti hujan dan awan. Sedangkan kau bagai pelangi. Dia si hujan, dia yang datang saat air mataku mengalir. Dia si hujan, yang menangis ketika aku menangis.
Tapi ketika aku tersenyum, dia telah menghilang. Hujan itu berhenti, hujan itu tak lagi bersamaku. Dia telah menghujani orang lain, tersenyum dengan orang lain. 
Sayang sekali dia tak ada, sejujurnya aku ingin berbagi senyum ini sebagai tanda terimakasih ku.