Minggu, 04 Agustus 2013

Air mata demi sebuah senyuman di bibirmu

Kenapa mencintai harus sesakit ini?
Kenapa memahami mu harus sesulit ini?
Kenapa aku harus menangis di sini, sendiri. Sesakit apapun yg ku rasa, aku selalu mengalah demi mu, demi 'kita'. Ku korbankan hati ku untuk membuat mu bahagia, untuk mengukir senyuman di bibirmu.
Aku memang tak selalu mengerti maksudmu, tapi aku berusaha.
Kau selalu menjadi api yg berusaha ku padamkan dengan airku. Aku tau kau mencintai ku. Tapi cara mu mencintaiku terkadang membuat ku merasa aku 'tak berarti' untuk mu. Aku tak pernah menyalahkan ego mu yg tinggi, aku selalu berusaha mengalah.

Aku ingin kau melihat ku, menyadari usaha ku, menghapus air mataku, memelukku yg letih menghadapi sikapmu. Aku mencintaimu lebih dari yg kau tau.
Aku jg ingin dipahami seperti yg ku lakukan untuk mu. Ketika aku diam bukan berarti aku tak menginginkan mu, tetaplah berada disisiku karena aku membutuhkan mu.


                                                         Malam yg berat, mata yg sembab, hati yg sesak, 23.22wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar